Pelatihan Manajemen Risiko JISC 2020

Telah dilaksanakan pelatihan manajemen resiko yaitu proses mengidentifikasi, memantau dan mengelola risiko potensial untuk meminimalkan dampak negatif yang mungkin ditimbulkannya terhadap suatu kegiatan pada tanggal 8-11 maret 2020 bertempat di Balai Pengembangan PAUD dan Dikmas Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Pelatihan Manajemen Risiko JISC 2020 diselennggarakan merujuk pada Keputusan Kwartir Nasional yang tertuang dalam Surat Keputusan Kwartir Nasional Nomor 227 tahun 2007 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Kebijakan Manajemen Risiko Dalam Gerakan Pramuka. Dalam pelatihan ini melibatkan 3 unsur yaitu Tenaga Ahli, Instruktur, dan unsur Kwarda.

Dalam pelatihan ini melibatkan 3 unsur pemateri yaitu Tenaga Ahli, Instruktur, dan unsur Kwarda. Kegiatan ini diikuti oleh 4 orang perwakilan dari masing masing kwarcab di DIY.

Para fasilitator dan instruktur berbagai materi tingkat dasar terkait Pengertian Risiko, Sumber Risiko, Kontrol Risiko, Tata Cara Mengelola Risiko, serta Kajian Risiko Partisipatif, termasuk berbagai topik yang terkandung di dalamnya. Tidak kalah pentingnya, dalam pelatihan ini juga ada paparan materi WOSM Safe Form Harm dan Prevention Covid-19.

Safe from Harm adalah serangkaian tindakan yang dirancang untuk memastikan bahwa setiap orang yang terlibat dalam Kepramukaan bertanggung jawab dan berkomitmen untuk melindungi anak-anak dan remaja di dalam atau di luar Gerakan, sehingga setiap orang dapat merasa aman, kapan saja.

Ada 3 tujuan diselenggarakan pelatihan ini yaitu :

  1. Menyusun konsep dan sistem manajemen risiko dengan cara mengidentifikasi, menganalisa, mengevaluasi kelangsungan event JISC 2020.
  2. Memberikan intervensi pada risiko serta memberikan perlakuan pada risiko.
  3. Mengembangkan budaya dalam Gerakan Pramuka untuk mempertimbangkan dengan cermat kesempatan potensial dan juga efek negatif mengenai mengelola risiko dalam kegiatan alam terbuka khususnya JISC 2020.

Kegiatan ini diikuti oleh sedikitnya 45 peserta yang merupakan unsur panitia pelaksana, petugas lapangan, serta tim kwarda DIY. (Dod)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − eight =